Tison dan Rolin

Bab 21 Maaf, Lipstickku Menjejak Disudut Mulutmu

Rolin dengan cepat berdiri dan berkata dengan panik, "Maaf, aku ingin menelepon dulu."

Tison menatapnya dengan muram, Tuhan tahu berapa banyak pengekangan yang dia gunakan untuk mencegah wanita ini merangkak di bawahnya.

Segera setelah itu, suara dingin wanita yang kehilangan ketenangannya terdengar ke telinga Tison, menarik pikirannya kembali.

"Halo kepala sekolah, aku adalah Mama dari Nevan dan Nessa. Apakah kedua anak ini aman dan sehat?"

Tatapan muram Tison sedikit menyusut.

Mama?

Mata tajam itu tampak seperti serigala yang tertuju Rolin.

Rolin yang sedang menelepon, membuka dan menutup bibir merahnya yang indah dengan lembut, seperti rubah yang merayu seorang pria, membuat orang untuk ingin menciumnya.

"Oh, ini Nona Ana. Mohon tunggu sebentar, aku akan menghubungi wali kelas Nevan dan Nessa."

Sebagai perfurmer internasional, penghasilan Rolin sangat banyak.

Dia tidak hanya bisa membeli apartemen kelas atas di Kota Lingka dengan uang tunai, tapi dia juga bisa menyekolahkan kedua kesayangannya ke sekolah dasar swasta terbaik di Kota Lingka.

Kepala sekolah meninggalkan kesan yang mendalam pada Rolin ketika dia pertama kali mengirim Nevan dan Nessa ke sekolah.

Wanita dengan wajah cantik dan sikap yang baik, tentu memberikan kesan yang mendalam. Ditambah Nevan dan Nessa yang begitu imut, cukup mengambil hati para guru.

Setelah kepala sekolah menghubungi wali kelas Nevan dan Nessa, dia berkata dengan aneh, "Kedua anak itu sedang belajar di kelas, apa yang terjadi?"

Akhirnya jantung Rolin yang menggantung ditenggorokan Rolin terlepas.

Baguslah kalau mereka baik-baik saja.

Jika sesuatu terjadi pada dua anak ini, dia bahkan tidak tahu apa tujuannya dia bertahan.

Senyum lega terekspresi diwajah Rolin, "Terima kasih kepala sekolah. Bisakah kamu membantuku untuk menyampaikan sesuatu pada wali kelas Nevan dan Nessa?