Tison dan Rolin

Bab 22 Seseorang Ingin Menggunakan Kita Untuk Mengancam Mama!

"Mama, apakah kamu baru saja bertelepon dengan Mama angkat?" Nessa memeluk sekotak es krim vanilla dan duduk di samping Rolin.

"Nessa rindu pada Mama angkat?" Tanya Rolin dengan lembut.

Gadis kecil mengangguk.

Dulu ketika Mamanya masih tinggal di luar negeri, Mama angkat sering membawanya pergi keluar bersama dengan kakaknya. Sekarang Mama angkat tidak datang ke Kota Lingka, dia merasa sangat kesepian.

Nevan berkata dengan acuh tak acuh, "Kamu itu ingin Mama angkat menemaniku main."

Gadis kecil yang dibongkar pemikirannya itu memelototi kakaknya, ia mendengus dan memeluk es krim ditangannya erat-erat.

"Mama, apa yang ingin kamu katakan padaku dan Nessa." Nevan berpura-pura tidak melihat gerakan kecil adiknya. Suara terdengar tenang seperti biasanya, "Hari ini wali kelas dan kepala sekolah datang mencariku, apa yang terjadi?"

Tidak heran, ini adalah Nevan! Rolin dikejutkan dengan kecerdikan putranya. Ia menepuk kepala Nevan, "Tunggu Mama sebentar."

Usai bicara, wanita itu bangkit dan kembali ke kamar untuk mengambil foto.

Nessa bingung, dia mengambil sesendok besar es krim dan memasukkannya kedalam mulut, "Hm, menurut kakak apa yang terjadi?"

Hari ini wali kelas dan kepala sekolah juga mencari Nessa, namun dia tidak merasa ada sesuatu yang salah?

Nevan mendengus, melengkungkan jari-jarinya dan menjentikkan dahi adiknya dengan ringan, "Bodoh."

Rolin dengan cepat kembali ke ruang tamu dan meletakkan foto-foto yang dia terima di siang hari di atas meja.

Dia tidak mau dan tidak perlu menyembunyikan ini dari kedua anaknya.

Nevan dan Nessa adalah dua bocah yang aneh dan pintar. Memberitahu mereka bahwa ada yang memata-matai mereka, sebaliknya lebih aman.

Nevan mengambil foto itu dan mempelajarinya dengan serius.