Tison dan Rolin

Bab 25 Keturunan Presiden Tison yang Diluar?

Mata Nevan yang hitam dan bulat diwarnai kekesalan yang dibangunkan dengan suara bel.

Dia melihat pria asing diluar dengan monitor, mengernyit seperti orang dewasa, "Siapa kamu?"

Anak kecil ini mungkin adalah anak dari saudara Ana? Kewaspadaannya sangat tinggi, sangat mirip dengan Ana. Rian berpikir, kemudian menjelaskan, "Aku adalah rekan kerja Asisten Ana, sekretaris dan asisten pribadi Presiden Grup Lianto. Asisten Ana sedang bekerja lembur, Presiden Tison memerintahku untuk mengantarmu ke sekolah."

Sekretaris ayah? Mata Nevan yang jeli melihat Rian yang diluar pintu, ia mengingat tampangnya.

"Kakak, siapa itu? Kenapa mengetuk pintu begitu pagi...." Nessa juga mendengar suara bel pintu. Ia berlari ke depan pintu dengan kaki telanjang, menggosok matanya dengan tangannya, bertanya dengan ling lung.

"Tungguh sebentar." Kata Nevan pada Rian diluar pintu.

Nevan berbalik dan kembali ke kamar, membuka laptopnya. Ia meretas sistem internal Grup Lianto dalam sekejap, menemukan nomor ID kerja Rian dan menghafalnya.

"Kakak, dimana Mama?" Nessa mengikutinya, agak bingung

Nevan dengan tenang mencari informasi mengenai Rian, "Mama sedang bekerja lembur di perusahaan. Ayah menyuruh orang diluar untuk mengantar kita ke sekolah. Aku ingin memeriksa apakah dia adalah orang dari wanita jahat itu."

"Lalu, apakah dia adalah orang wanita jahat itu?" Tanya Nessa dengan gugup.

"Bukan." Nevan melihatnya dan menghafal resume Rian dengan cepat.

Pria di pintu adalah asisten pribadi ayah mereka. Dia telah bersama ayah sejak dia memimpin Grup Lianto dan tidak memiliki kontak dengan Rena.

Nevan membawa Nessa ke depan pintu, "Aku bertanya padamu, berapa nomor ID kamu di Grup Lianto?"

Rian yang diluar pintu tercengang, apakah bocah kecil ini tahu ID kerjanya?

Walaupun bingung, namun Rian tetap menyebutkannya sesuai permintaan Nevan.

Nevan melihat tidak ada masalah, baru ia membuka pintunya.

Ketika Rian melihat Nevan, ia hampir berlutut dilantai.