Tison dan Rolin

Bab 28 Karya Baru Rolin Akan Mengejutkan Dunia

Rena dengan lemah dan lemas diatas tempat tidur.

Ketika pergi, Tison membanting pintu. Terdengar suara yang kuat, membuat para pelayan dirumah terkejut dan ketakutan.

Apa yang membuat Tuan Muda begitu galak pada Nona Rena?

Tiga hari kemudian, Rolin datang ke Grup Lianto dengan membawa parfum yang dia formulasikan dengan sepenuh hati selama seminggu.

Giona adalah orang pertama yang mengetahui bahwa Rolin telah menyelesaikan produk barunya.

Setelah Rolin menyelesaikan produknya, ia teringat bahwa Giona pernah mengatakan bahwa ia ingin menjadi penilai pertama. Jadi dia mengirim sampel ke rumah Keluarga Suhadi dengan pesawat.

Tidak tahu apakah Giona sudah menerimanya apa belum. Rolin membawa parfum dan mengetuk pintu ruangan Presiden dengan pelan.

"Masuk." Tison mengalihkan pandangan dari layar komputer.

Rolin berjalan kedepan meja, melihat Rian sedang melapor pekerjaan pada Tison, "Haruskah aku tunggu sebentar?"

Rian menggelengkan kepala, "Aku sudah selesai melapor pada Presiden Tison."

"Kebetulan sekali." Rolin tersenyum dengan sedikit memiringkan kepalanya, "Bagaimana jika kamu juga mencoba parfum ini."

Rian mendengarnya, wajahnya memucat.

Tidak, lepaskanlah dia! jika disemprot parfum lagi, pacarnya mungkin akan berantem dan putus dengannya!

Detik berikutnya, Rian mencium aroma yang belum pernah dia cium sebelumnya. Aroma yang samar namun menyegarkan dan setelah mengendusnya, seolah-olah kembali ke masa lalu.

Ketika ia tersadar kembali, matanya sedikit berkaca-kaca.

Tison mengerutkan kening, menatap botol kaca yang biasa di depannya.

Tidak ada dekorasi yang mewah, sebuah botol kaca yang mirip dengan peralatan eksperimen. Tapi, di dalamnya ada parfum terbaik yang ia rasakan dalam beberapa tahun terakhir.