Tison dan Rolin

Bab 31 Undangan Pasangan Hills

"Story of Necklace..." Nyonya Hills bergumam.

Itu nama yang bagus. Parfum yang dapat menunjukkan masa lalunya dan suaminya satu per satu. Pembuat parfum bernama Ana ini sangat berbakat dan pasti akan mencapai puncak industri parfum pada waktunya.

Pasangan Hills saling memandang, kemudian menatap Rolin dengan sedikit kagum.

"Nona Ana, aku punya pertanyaan untukmu. Apakah kamu membuatkan parfum yang begitu luar biasa itu, hanya untuk diberikan kepada kami secara cuma-cuma?"

Pertanyaan tajam menyerang Rolin, dia tersenyum dan mengedipkan matanya dengan licik.

"Nyonya Hills, aku adalah perfurmer Grup Lianto, tentu saja ini demi keuntungan bagi perusahaan. Grup Lianto memiliki rantai penjualan terbaik di Kota Lingka dan bahkan nasional. Sebagai merek pakaian terbesar di dunia, jika dua perusahaan Mampu bekerja sama tentu saja akan memaksimalkan keuntungan."

Mata Rolin bersinar dengan percaya diri.

Nyonya Hills mengecap bibirnya, memikirkannya dengan serius.

Setelah beberapa saat, dia tertawa dan melihat bolak-balik antara Rolin dan Tison beberapa kali.

Ternyata begitu.

"Nona Ana, aku sangat menyukai parfummu, suamiku juga sangat menyukainya. Mengenai kerja sama dengan Grup Lianto, kelak kami akan mengadakan pembicaraan dengan Tuan Tison. Itu akan menjadi kerja sama yang sangat menyenangkan."

Tekanan di dalam hati Rolin akhirnya terlepas. Dia diam-diam melirik pria yang duduk disebelahnya.

Tidak ada ekspresi di wajahnya, seolah-olah reaksi pasangan Hills berada di bawah kendalinya.

"Tidak masalah, Tuan Tison?"

Tison menajamkan sudut bibirnya dan tersenyum ringan. Pria itu mengangguk, "Tentu saja Nyonya Hills."

"Satu hal lagi, aku ingin berbicara dengan Nona Ana sendirian." Nyonya Hills berkedip nakal pada Rolin.

Hm? Apakah ada hal yang perlu dibicarakan secara khusus dengannya? Rolin sedikit bingung, dia langsung merespon dan tetap mempertahankan senyuman.