Tison dan Rolin

Bab 37 Wanita Adalah Sumber Kejahatan

Jika Nyonya Lianto dapat menyuruh seseorang untuk menyelidiki informasi Rolin, dia secara alami dapat menyuruh seseorang untuk mendapatkan nomor ponselnya.

Rolin sedang sibuk di studio ketika dia menerima telepon dari Nyonya Lianto.

Dia mengangkat telepon dan melihat bahwa itu adalah nomor yang tidak dikenal. Ia sedikit mengernyit, membentuk kerutan yang indah.

"Halo, dengan siapa?"

Lawan bicara terdiam beberapa detik. Kemudian terdengar suara elegan, serius dan arogan ditelinga Rolin.

"Kamu adalah Ana?"

Rolin merasa sangat tidak nyaman dengan intonasi tinggi semacam itu.

Wanita kaya biasanya suka berbicara dengan intonasi seperti ini, sama seperti ibu masa lalunya. Walaupun dia tidak terkesan, namun wanita itu juga berbicara dengan intonasi ini.

Bibir Rolin melengkung membentuk dengan senyuman sinis. Ia menjawab dengan datar, "Ya, saya Ana. Ada apa Nyonya mencariku?"

Lawan bicara mendengus dan memperkenalkan diri, "Aku adalah Ibu Tison."

Mata jernih Rolin sedikit menyipit.

Apakah dia sedang menyerang dirinya?

Ibu Tison mencari dirinya, tentu pasti karena tahu bahwa dirinya bekerja satu ruangan dengan Tison.

Tentu saja Tison tidak akan menceritakan semua hal pada ibunya. Maka satu-satunya kemungkinan hanyalah Rena.

Rolin menjawab "oh" dengan lembut dan tertawa, "Ternyata Ibu Presiden Tison. Halo, ada apa meneleponku secara khusus?"

Nyonya Lianto bersandar dengan nyaman di sofa, mengangkat alisnya sedikit.

Wah, gadis kecil ini bahkan tidak takut.

"Kamu tahu aku siapa, kamu tidak memberikan respon?"

"Respon apa yang harus aku berikan Nyonya Lianto?" Rolin merasa konyol.