Tison dan Rolin

Bab 41 Kelemahan Tison

Nyonya Lianto memiliki hubungan yang buruk dengan Tison, tetapi dia sangat tahu kelemahan putranya.

Meskipun perasaan Tison untuk Rena telah memudar sekarang, dia tidak mau mendengarkan pengaturannya untuk menikahi Rena.

Tapi Rena yang menyelamatkannya enam tahun lalu!

Dan dialah yang mengirim orang-orang Grup Lianto untuk mencari keberadaan Rena di Kota Lingka!

Setelah Nyonya Lianto selesai berbicara, terjadi keheningan sejenak di telepon.

Dia mengerucutkan bibirnya dengan penuh kemenangan.

Ana mungkin tidak tahu apa yang terjadi enam tahun lalu.

Bahkan walaupun dia cantik dan bisa membuat parfum, ditambah sekarang Tison acuh tak acuh terhadap Rena. Tapi ini tidak lebih baik dari kebaikan Rena kepada Tison enam tahun lalu!

Tison mengerutkan kening.

Dia menekan bibirnya yang tipis dengan erat. Setelah beberapa saat, dia perlahan berkata, "Aku ingat kejadian enam tahun yang lalu, tapi kamu tidak boleh melakukan hal-hal yang tidak boleh kamu lakukan. Jika sesuatu terjadi pada Ana, kamu adalah orang pertama yang akan aku curigai, wahai ibu tercintaku."

Setelah berbicara, Tison menutup telepon dengan tegas dan menyampingkan ponselnya.

Wajah bangga Nyonya Lianto barusan menjadi dingin dalam sekejap.

Dia mendengus dan menyerahkan ponsel kepada kepala pelayan.

"Dasar Ana, mengadu pada Tison bahwa dia dianiaya disini? Sifatnya yang seperti itu, apakah akan dianiaya disini? Aku yang seharusnya merasa dianiaya! Selama bertahun-tahun, siapa yang berani berbicara dengan aku seperti yang dia lakukan !"

Raut wajah Nyonya Lianto sangat emosi ketika dia mengingat apa yang dikatakan Rolin hari itu.

Setelah melihat ini, kepala pelayan buru-buru bertanya kepada Nyonya Lianto apa yang dia inginkan untuk sarapan.

"Makan apa! Aku sangat marah!" Nyonya Lianto menjadi semakin kesal saat memikirkannya.

Tison datang mengutuk kesalahannya, itu pasti karena Ana, si wanita jalan itu mengadu padanya.

Tidak membiarkan dia melakukan hal-hal yang tidak seharusnya dia lakukan?