Tison dan Rolin

Bab 51 Parfum Untuk Meredakan Insomnia

Rolin terdiam.

Lalu mengapa dia menghabiskan begitu banyak waktu untuk mengembalikan kartu itu ke Tison?

Tison memandang wajah emosi Rolin. Tatapannya yang biasanya dingin itu diwarnai dengan kehangatan.

Setelah Rolin pergi, Rian datang membawa pesan untuk Tison.

"Presiden Tison, hal yang kamu minta untuk diselidiki semalam cukup mengesankan."

Mata hitam pekat yang tadinya masih hangat menjadi muram dalam sekejap.

"Katakan."

......

Semua orang di departemen pembuatan parfum mengenal Rolin.

Hanya dengan sebotol Story of Necklace saja dapat memenangkan kerja sama antara Grup Lianto dan Grup Well Hills.

Meskipun beberapa perfurmer di departemen parfum mengagumi bakat dan kemampuan Rolin, ada juga orang yang iri dengan bakatnya.

Mengapa seorang perfurmer yang lebih mudah dalam membuat parfum yang membuat Presiden Tison kagum.

Bahkan lebih cantik darinya?

Susan Cendana, kepala departemen perfurmer, melihat kartu dengan otoritas tertinggi di perusahaan yang diserahkan Rolin, ia menggigit bibirnya dengan iri.

"Asisten Ana, silakan masuk." Susan kembali dengan sikap lembut dan murah hatinya pada biasanya dan mengembalikan kartu hitam itu kepada Rolin.

Melihat Rolin berjalan ke laboratorium molekuler dari belakang, Susan memukul meja dengan keras.

Jika Ana ingin memanjat kepalanya, itu pasti adalah hal yang mudah.

Dia telah bergabung dengan Grup Lianto beberapa tahun yang lalu dan baru sekarang menjadi kepala departemen parfum. Bagaimana dia bisa kehilangan haknya hanya karena seorang wanita muda dan cantik!

"Kepala Susan." Seorang anggota staf wanita berlari ke arahnya dengan memeluk seikat bahan-bahan, "Ini adalah bahan-bahan yang baru saja diminta Asisten Ana. Aku telah membawakannya semua."