Tison dan Rolin

Bab 9 Ingin Menggodaku, Kamu Masih Terlalu Lemah

Tatapan Rolin yang bersih dan jernih menyinarkan sinar percaya diri.

Hanya dia yang dapat meracik parfum kesukaan Pasangan Hills dan hanya dia yang dapat memenangkan kerja sama antara Grup Lianto dan Pasangan Hills.

Perasaan yang tak dapat mengendalikan ini membuat Tison merasa sedikit tidak senang.

Dia bersandar di kursinya dengan malas. Ia memandang Rolin dari ujung rambut hingga ujung kaki dengan tatapan muramnya.

Aroma samar yang tak dapat diabaikan, menyerang sarafnya dengan tak tertahankan

Tison mengernyit, seolah-olah ingin menghempaskan perasaan seperti ini, "Kamu begitu yakin? Hingga saat ini, orang yang menjaminkan 100% kepadaku telah gagal semua. Orang yang berucap besar didepanku dan tidak dapat melakukannya akan...."

Dia sengaja tidak menyelesaikan kalimatnya, dengan senyuman penuh arti disudut bibirnya, "Tidak hanya dipecat. Aku akan meminta kamu membayar atas pemborosan waktuku yang berharga, namun tidak dapat melihat hasil apapun."

Kata-kata Tison penuh dengan peringatan.

Rolin tampaknya tidak memedulikan peringatannya atau mungkin dia benar-benar yakin.

Tison melihatnya tersenyum pelan. Kemudian sepasang tatapannya menatap Tison dengan serius, bibir merahnya muka terbuka.

"Tenang saja Presiden Tison, jawaban yang aku berikan akan memuaskanmu. Jika aku tidak dapat memenangkan kerja sama antara Pasangan Hills denganmu, maka aku bisa menjual diriku untuk Grup Lianto. Membuatkan parfum untuk perusahaanmu dengan gratis, bagaimana? Taruhanku ini tidak kecil!"

Usai mengatakannya, sebelum pria itu menyadarinya, Rolin menarik nafas dalam dan mengepalkan telapak tangannya.

Dia bertaruh terlalu besar kali ini.

Jika gagal, dia akan selamanya dipekerjakan Tison secara gratis.

Dia tidak boleh gagal, dia harus berhasil.

Alis Tison sedikit berkedut, setelah terdiam beberapa saat, ia bertanya, "Mengapa kamu bertaruh begitu besar?"