WEDDING HELL

Bab 36 Wild World (2)

Bab 36 Wild World (2)

Sasuke menelan ludahnya, sesak menghimpit dadanya. "Iya. Nanti kita akan ketemu Mama."

"Hontouni?!" Mata berbinar Tobi terlihat penuh pengharapan.

Tanpa sadar, Sasuke melengkungkan senyumnya. Hatinya mengembang penuh perasaan hangat. Ada bayangan keluarga bahagia membayang di pelupuk matanya. Kadang, meletakkan ego, menyerah terhadap takdir yang memang harus dijalani bisa membuat beban kita terasa ringan. Segala hal yang berat, sesungguhnya bisa menjadi lebih sederhana jika ia tak melibatkan emosi dan juga ego.

Masalahnya, menjadi suami Hinata tidaklah sesederhana itu. Selalu ada ego yang terlibat, juga gumpalan perasaan bernama cinta dan emosi.

Dan bagaimana ia harus menjelaskan bahwa Hinata sudah raib. Kini keberadaannya sedang dinanti-nanti. Sedangkan Kepolisian pun masih belum menemu jejaknya?

.

***p90***

.

Sementara itu

"Kau sudah terlalu jauh mencampuri urusan mereka."

Tak ada salam hangat atau ucapan basa-basi jika sudah berhubungan dengan menantu emas generasi kedua, Mei Uchiha.

Madara mendongak dari berkas yang sedang dibacanya ketika ia melihat istri cantiknya berdiri dengan melipat tangan di depan dada. Mata kucingnya menyipit marah. Dan wanita itu enggan mendekat dan duduk di kursi.

"Duduklah."